13 Rumah Sakit di Pekanbaru Jadi Tangani Pasien Covid-19

13 Rumah Sakit di Pekanbaru Jadi Tangani Pasien Covid-19

Merdeka. com – Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru memastikan 13 rumah sakit pada kota tersebut bisa menampung anak obat Covid-19. Sehingga pasien bisa memperoleh pengobatan dan perawatan hingga segar.

“Kondisi terkini, kalau sembilan rumah sakit dipenuhi penderita positif corona di Pekanbaru sampai Kamis (17/9) pagi dan saat ini, hanya 83 ranjang pasien dengan masih tersisa, ” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Zaini Rizaldy di Pekanbaru, Riau, Kamis (17/9).

Menurutnya, ruang isolasi pasien tentu virus corona sudah penuh pada sembilan rumah sakit hari itu. Namun demikian, untuk penanganan penderita di ruang isolasi masih ada di 13 rumah sakit lainnya.

Dia mengungkapkan, sembilan rumah sakit yang tidak sanggup menampung pasien positif COVID-19 dalam ruangan khusus di antaranya yakni RS Awal Bros di Ustaz Jenderal Sudirman, ruang isolasi vila sakit ini sudah diisi 44 pasien positif virus corona.

Selain itu RS Hermina 14 pasien, RS Syafira 27 pasien, RS Prima 13 anak obat, RS Bhayangkara 15 pasien, RS Prof Dr Tabrani 5 anak obat, dan RS Eka Hospital 84 pasien serta RSUD Arifin Achmad 86 pasien, RSD Madani 24 pasien.

“Kesembilan vila sakit tersebut sudah penuh buat pasien positif corona sedangkan rumah sakit lain yang masih mampu menampung pasien positif Covid-19 yaitu RS Islam Ibnu Sina. Vila sakit ini masih bisa menampung lima pasien lagi dari kapasitas tampung 12 pasien, ” jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Untuk RS Tentara sebanyak 5 orang lagi dari kapasitas 10 pasien yang dirawat, RS Awal Bros Ahmad Yani dua pasien lagi dari kapasitas 62, RS Aulia Hospital 11 pasien lagi dari kapasitas 67 pasien, dan RS Santa Maria 8 orang lagi dari kapasitas 30 pasien.

RSUD Lapisan Bumi 7 orang lagi dibanding kapasitas 27 pasien, RS Pokok Bros Panam 1 orang sedang dari kapasitas 47 pasien. RS PMC 1 orang lagi dibanding kapasitas 25 pasien. RS Bina Kasih 1 orang lagi dari kapasitas 6 pasien. RS Samsani 12 orang lagi dari daya 34 pasien. RSAU Roesmin Nurjadin 1 orang lagi dari daya 2 pasien. RS UNRI 9 orang lagi dari kapasitas 11 pasien. RS Jiwa Tampan 20 orang lagi dari kapasitas 32 pasien.

“Jadi, ruang isolasi yang sudah terisi anak obat corona yang tersedia di 22 rumah sakit sebanyak 594 bahan, sedangkan ranjang pasien yang masih kosong kini tersedia 83 bagian, ” tutupnya. [fik]