Anies Sebut 14 Hari Terakhir Siaran ceceran Covid-19 dari Klaster Perkantoran Mendarat

Anies Sebut 14 Hari Terakhir Siaran ceceran Covid-19 dari Klaster Perkantoran Mendarat

Merdeka. com kacau Gubernur DKI Jakarta , Anies Baswedan, mengatakan selama 14 keadaan terakhir terjadi penurunan penyebaran virus corona pada klaster perkantoran. Keadaan ini terjadi berkat pengujian dan pelacakan (testing and tracing) dari anak obat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Anies menyebut, DKI Jakarta telah melakukan pengujian Covid-19 secara gratis kepada 8. 000 spesimen dalam sehari.

“Testing ini diterapkan secara gratis pada 8. 000 spesimen perharinya, ” kata Anies dalam Rapat Harmonisasi Targeted Testing dan Tracing Covid-19 di Jabodetabek dan Bali, Jakarta Selasa (13/10).

Anies menjelaskan, garda terdepan dari pemeriksaan dan pelacakan ini dilakukan pada puskesmas kecamatan. Di setiap puskesmas terdapat dua komponen.

Pertama, digital tracer yang bertugas untuk melakukan investigasi kasus & menindaklanjuti semua kontak eratnya. Ke-2, koordinator lapangan di setiap kecamatan. Dalam ini melibatkan 1. 500 ASN dan relawan.

“Jika digital tracer hanya melakukan pelacakan kontak erat secara daring, koordinator lapangan terjun langsung ke lokasi untuk menemui dan mendampingi pasien serta melacak kontak eratnya, ” tutur Anies.

Selain itu, Pemerintah DKI Jakarta telah menyediakan aplikasi Jakarta Terkini (JAKI). Aplikasi ini telah digunakan lebih dari 800 ribu pemakai aktif di Jakarta. Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk melaporkan pelanggaran protokol kesehatan maupun pelacakan penderita Covid-19. [lia]