Anjing Pelacak Disiagakan Antisipasi Narkoba Masuk Rutan Makassar

Merdeka. com – Rumah Tahanan Negara Status I Makassar , Sulawesi Selatan, menyiagakan anjing pelacak. Tujuannya untukmengantisipasi ada pembesuk nakal yang menyelundupkan masuk narkoba ke rutan setempat.

“Pada dasarnya langkah ini merupakan bagian dari mitigasi risiko dalam pencegahan peredaran narkoba di rutan. Ana meminta kepada BNNP Sulsel agar bisa menghadirkan anjing pelacak bersiaga di depan rutan, ” kata Besar Rutan Makassar Sulistyadi pada Makassar, Jumat (14/5). Dilansir Antara.

Jam besuk kunjungan saat Lebaran kerap dimanfaatkan para pemilik modal ataupun kurir untuk mempersiapkan barang haram tersebut ke dalam lapas atau rutan melalui para pembesuk.

Karena itu perut ekor anjing pelacak sejak unit K-9 BNNP Sulsel sengaja berada di ajaran pintu masuk dengan bahan dapat mengendus narkoba dengan akan dibawa masuk sebab para pembesuk.

“Anjing pelacak ini bakal bertugas selama 3 keadaan di Rutan Makassar, ” katanya.

Menurut nya, cara ini sangat benar dalam rangka pencegahan narkoba masuk ke rutan, terutama pada saat Lebaran, yang biasanya mengalami peningkatan total barang bawaan pembesuk untuk narapidana.

“Pada saat Lebaran, kapasitas total titipan meningkat drastis ketimbang pada hari biasa. Untuk itu, pengamanan dan perkiraan juga perlu ditingkatkan, ” kata Sulistyadi menegaskan.

Sementara itu, Besar Bidang Berantas BNNP Sulsel Agustinus Sollu mengatakan, langkah tersebut merupakan upaya preventif atau penceghahan. Penempatan perut ekor anjing pelacak untuk memutus mata rantai peredaran dan pemakaian narkoba di dalam rutan. Sekaligus melacak keberadaan para pemasok bahan tersebut bila ditemukan, molek dibawa pembesuk maupun bahan titipan itu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel Harun Sulianto menilai, jalan tersebut sebagai salah utama bukti sinergi kerja serupa yang baik dengan BNNP Sulsel dalam hal pencegahan peredaran gelap narkotika pada Rutan Makassar. [noe]