Berargumen Pergi Urusan Keluarga, Hidup Polisi Tepergok Ngamar secara Pria Lain

Merdeka. com semrawut Seorang polisi berpangkat Brigadir yang bertugas di Bulungan, Kalimantan Utara, memergoki istrinya N (21) sedang ngamar bergabung pria lain di salah satu hotel di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur. Padahal sang istri sempat berargumen hendak ke Tarakan, Kalimantan Utara, urusan keluarga.

Peristiwa itu terjadi Senin (7/6) pagi cerai-berai. Kejadian itu berawal sehari sebelumnya, Minggu (6/6), si istri pamit untuk berangkat ke Tarakan yang ditempuh menggunakan speedboat rute Bulungan – Tarakan, untuk bertemu keluarga.

“Iya benar, ” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Budak (PPA) Satreskrim Polres Berau Ipda Siswanto, dikonfirmasi langgas. com, Kamis (10/6).

Siswanto membenarkan sang suami adalah anggota Polri yang bertugas di Polda Kalimantan Utara. Sang suami pun berupaya untuk membongkar-bongkar tahu kabar istrinya datang atau tidak di Tarakan.

“Iya, jadi suami menelepon maksudnya bertanya sudah sampai atau belum di Tarakan. Ditelpon tidak diangkat oleh istrinya. Video call pun tidak direspons, ditolak, ” ujar Siswanto.

“Jadi, suami berupaya cari tahu kehadiran istrinya ternyata ada di salah satu hotel dalam Tanjung Redeb di Berau. Suami ini berjalan ke Tanjung Redeb, ” tambah Siswanto.

Sudah melakukan perjalanan darat daripada Bulungan ke Berau sepanjang 132 kilometer, sang suami pun memergoki istrinya di hotel. “Sang istri didatangi sendiri oleh suaminya dalam hotel. Iya, di kawasan hotel bersama pria asing, ” ungkap Siswanto.

Suami anggota Polri di Kalimantan Utara tersebut pun melapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Berau. “Kasus ini sedang ana tangani. Ada (tersangka), cuma ini delik aduan. Siap ancamannya 9 bulan tangsi tentang dugaan perzinahan, ” pungkas Siswanto. [ded]