Buron 1, 7 Tahun, DPO Tahanan yang Kabur dari Polres Palembang Diringkus

Merdeka. com – Setelah 1 tahun 7 bulan berkeliaran, Rizal Azhar (50) ditangkap polisi . Dia merupakan satu dari 30 tahanan narkoba yang kabur dari sel Mapolrestabes Palembang.

Tersangka Rizal mengaku tidak menjadi bagian benduan yang merencanakan menjebol sel buat kabur. Dia berdalih hanya ikut-ikutan saja ketika melihat tahanan kepala selnya melarikan diri.

“Waktu itu saya lagi tidur, dibangunkan dan diajak kabur, ” ungkap tersangka Rizal di Mapolrestabes Palembang, Senin (16/11).

Selama kabur, warga Jalan Sukamulya, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, itu pindah ke sebesar daerah untuk menghindari polisi. Final, dia sembunyi di Desa Panca Warna, Kecamatan Pedamaran Timur, Ogan Komering Ilir, dan di sanalah ditangkap polisi.

“Saya kerja menyadap karet dan kadang buruh bangunan. Dua istri kami ditinggal di Palembang, ” sekapur dia.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji melahirkan, tersangka Rizal terlibat dalam urusan peredaran narkoba sebagai pengedar dengan barang bukti 25 paket seberat 4, 72 gram beberapa pasar sebelum kabur. Sebelumnya dia dijerat Pasal 114 ayat (1) serta 112 ayat (1) Undang-undang Bagian 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun tangsi.

“Dengan demikian, saya masih memburu empat DPO sedang setelah 26 tahanan yang kelam sudah diamankan kembali, ” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, 30 tahanan Polresta Palembang melarikan muncul setelah menjebol ventilasi udara jendela, Minggu (5/5) dini hari. Tujuh polisi yang bertugas saat perkara ditahan atas dugaan turut berperan dalam aksi para tahanan. [eko]