Dua Pekan PTM, Gibran Sebut Tidak Ada Siswa Terpapar Covid-19

Merdeka.com – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejumlah sekolah di Kota Solo sudah berjalan selama dua pekan. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku masih terus melakukan evaluasi. Namun ia memastikan kegiatan PTM berjalan dengan lancar.

“PTM saya lihat sudah cukup baik, orang tua murid semangat semua. Kepala sekolah, guru semua semangat,” ujar Gibran, Rabu (15/9).

Namun, lanjut Gibran, yang perlu diingat adalah menjaga protokol kesehatan, agar para siswa dan guru tidak ada yang terpapar Covid-19.

Kota Solo mengadakan PTM sejak dua minggu lalu tepatnya pada Kamis (2/9). Meskipun demikian, Gibran mengaku belum mendapat laporan terkait adanya siswa yang ikut PTM terpapar Covid-19.

Gibran juga memastikan hingga dua pekan ini belum ditemukan adanya kasus terpapar, baik yang dialami siswa, para pengajar maupun perangkat pendukung lainnya. Sehingga sampai saat ini belum ada kegiatan PTM yang dihentikan.

“Enggak ada, ya jangan sampai (ada yang terpapar). Tapi kalau ada kami sudah siap,” katanya.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu berjanji akan mengecek secara acak kegiatan PTM di sekolah. Pihaknya juga terus melakukan testing untuk mendeteksi warga yang terpapar Covid-19.

Di sisi lain Gibran menyebut jika capaian vaksinasi untuk pelajar atau anak usia di atas 12 masih belum memuaskan. Pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin agar segera terselesaikan, sehingga kegiatan PTM berjalan lancar.

“Untuk pelajar masih sedikit. Tapi kita dorong terus. September ini harus selesai,” katanya.

Terkait pelanggaran prokes, Gibran mengaku ada beberapa yang ditemukan. Di antaranya tidak mengenakan masker. “Ada beberapa, tapi sudah kami tegur,” pungkas dia. [cob]