Kapolda Jateng Bakal Tindak Tegas Penebar Provokasi Ajak Kumpul Demo Tolak PPKM

Merdeka.com – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi berjanji menindak tegas pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mengajak berkumpul menggelar demo menolak kebijakan PPKM pada Sabtu (24/7) ini. Luthfi berharap masyarakat memilih tetap di rumah dan jaga protokol kesehatan.

“Kita sedang selidiki dan pasti kita tindak tegas penyebar provokasi. Semua harus sesuai ketentuan Undang Undang Nomor 9 tahun 1998 dan terkait protokol kesehatan,” kata Ahmad Luthfi usai apel gabungan di Lapangan Simpang Lima, Jumat (23/7).

Dia meminta masyarakat tidak mudah terpancing dengan isu dan provokasi yang membuat Jateng tidak kondusif. Pelaku tidak bertanggung jawab dengan membuat ajakan yang menimbulkan kerumunan, katanya, juga pernah ditindak di Tegal dan Brebes.

“Saya minta masyarakat jangan mudah terpancing adanya provokasi dengan adanya isu broadcast medsos. Kami minta dari Ditreskrimsus melacak oknum yang menyebar provokator ajakan demo itu. Saya yakin wilayah Jateng tidak ada demo seperti itu,” tegasnya.

Saat ini seluruh jajaran Polda Jateng dan TNI sedang menggelar patroli dengan sekala besar untuk menjaga dan menyelamatkan warga dari bahaya virus Covid-19

“Kita adakan kegiatan patroli skala besar ini, untuk menjaga serta menyelamatkan warga akan bahaya virus Covid-19 ini, karena keselamatan rakyat lebih utama,” jelasnya.

Polri dan TNI, sambung Luthfi, juga telah mengoptimalkan isolasi terpusat di seluruh jajaran bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif atau orang tanpa gejala (OTG) di wilayah masing masing.

“Untuk 52 warga klaten yang terkonfirmasi covid sudah di evakuasi di Donohudan. Selanjutnya menunggu 450 masyarakt terkonfirmasi terutama pada klaster keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, mengaku tujuan patroli skala besar itu untuk menekan Covid 19 di Jawa Tengah. Agar tidak menjadi beban masyarakat Jawa tengah.

“Kita tidak inginkan ini, untuk itu kita meminta kepada masyarakat dapat bersama sama menekan angka covid 19, agar kita bisa hidup normal di masyarakat,” kata Rudianto. [lia]