KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya Sebagai Tersangka Kasus Suap

KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya Sebagai Tersangka Kasus Suap

Merdeka. com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan memeriksa Wali Kota Tasikmalaya Watak Budiman. Budi dipanggil dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus suap terkait dengan pengurusan dana alokasi khusus (DAK) kota Tasikmalaya tahun anggaran 2018.

“BBD (Budi Budiman) Wali Kota Tasikmalaya mau diperiksa sebagai tersangka, ” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2020).

Budi Budiman dijerat sebagai tersangka dalam kasus tersebut sejak April 2020. Namun maka kini dia belum ditahan tim penyidik. Budi Budiman juga sempat dicegah ke luar negeri selama enam bulan.

Penetapan tersangka Budi Budiman merupakan perluasan perkara yang terlebih dahulu menipu Anggota Komisi XI DPR Mengabulkan Santono, Pejabat Kemenkeu Yaya Purnomo, serta dua pihak swasta Eka Kamaluddin dan Ahmad Ghiast. 4 orang ini telah divonis bersalah di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Sekitar awal tahun 2017 Budi Budiman diduga bertemu dengan Yaya Purnomo untuk membahas peruntukan DAK Kota Tasikmalaya. Dalam pertemuan itu, Yaya diduga menawarkan tumpuan untuk pengurusan alokasi DAK serta Budi Budiman bersedia memberikan fee jika Yaya membantunya mendapatkan bagian DAK.

Kemudian pada Mei 2017, Budi Budiman mengajukan usulan DAK untuk Kota Tasikmalaya tahun 2018 kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pada Juli 2017, Budi Budiman kembali bertemu Yaya Purnomo di Kementerian Keuangan. Dalam pertemuan tersebut, Budi diduga memberi kekayaan sebesar Rp 200 juta kepada Yaya.

Sekitar besar bulan kemudian, yakni pada Oktober 2017, dalam Anggaran Pendapatan Honorarium Negara 2018, Kota Tasikmalaya diputuskan mendapat alokasi DAK dengan total Rp 124, 38 miliar.

Kemudian pada 3 April 2018 Budi kembali memberikan uang Rp 200 juta kepada Yaya Purnomo. Pemberian tersebut diduga sedang terkait dengan pengurusan DAK untuk Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2018.

Budi diduga memberi uang total sebesar Rp 400 juta terkait dengan pengurusan DAK untuk Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2018 kepada Yaya Purnomo & kawan-kawan.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6. com [eko]