Masyarakat Kupang Tewas Diterkam Buaya saat Asyik Mancing

Merdeka. com – Kanisius Satbaba (38), pria asal Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, meninggal dunia setelah dimangsa bajul pada Minggu (20/6). Adam itu dimangsa buaya dalam tambak garam Nunkurus Lolok Bipolo.

Jalan yang diterima menyebutkan, Sabtu (19/6) kemarin, korban bergandengan temannya pergi memancing ikan di lokasi tambak garam Nunkurus. Pukul 23. 00 WITA, korban bersama temannya tiba di tempat perkara.

15 menit kemudian korban bersama temannya bernama Jhoni Gela menghasut ikan. Berselang 15 menit, teman lain bernama Tius Bilitana tiba dan bergabung namun dia memilih rebah.

“Selanjutnya target bersama Jhoni Gela sendat memancing, berselang satu jam Jhoni Gela pindah wadah mancing kurang lebih tujuh meter dari posisi target. Sekitar pukul 01. 00 WITA dini hari, Jhoni Gela mengantuk namun sebelum tidur, Jhoni Gela masih sempat melihat korban mengipasi, ” kata Paur Humas Polres Kupang, Aiptu Randi Lalu Hidayat.

Minggu (20/6), pukul 04. 00 WITA, Tius Bilitana mendengar teriakan korban, sehingga dia langsung terbangun & melihat korban terseret ke dalam air. Tius Bilitana berusaha untuk menarik objek karena melihat seekor buaya, membawa korban ke di dalam air.

“Pada Pukul 09. 19 WITA atas bantuan pawang bajul atas nama Salmun Bundan, jasad korban dapat terlihat. Pada pukul 10. 00 WITA, jenazah dibawa ke RSUD Naibonat Kupang untuk dilakukan pemeriksaan medis, ” ujar dia.

Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah, sehingga menegasikan untuk diautopsi. Walau demikian, keluarga menandatangani surat pemberitahuan dan jenazah korban dimakamkan di Desa Noelbaki. [gil]