Pelanggar Prokes di Palu akan Didenda Rp100 Ribu datang Rp2 Juta

Merdeka. com porakporanda Dasar Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu tak segan-segan memberikan sanksi jelas berupa denda sebesar Rp100 ribu hingga Rp2 juta kepada warga dan karakter usaha di kota tersebut yang kedapatan melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Kepala Satpol PP Palu Trisno Yunianto mengisbatkan pelanggar perorangan yang terlihat tidak memakai masker dipakai denda Rp100 ribu dan diserahkan kepada petugas dengan ditunjuk menangani pelanggaran itu.

“Bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara ataupun penanggung jawab tempat dan fasilitas umum, selain diberi teguran lisan dan tertulis juga dikenakan denda administratif sebesar Rp2 juta jika mengulang pelanggaran, ” katanya di sela operasi yustisi penegakan disiplin penerapan prokes di salah satu was-was perbelanjaan di Palu, dilansir Antara, Selasa (27/4).

Ia menyatakan penindakan tersebut berdasarkan Peraturan Pemangku Kota (Perwali) Palu Bagian 9 Tahun 2021 tentang Revisi Perwali Palu Cetakan 9 Tahun 2020 mengenai pemberian sanksi bagi bangsa dan pelaku usaha dengan melanggar prokes.

“Tak hanya itu, jika pelaku usaha tetap tidak patuhi, sanksi tegas berbentuk penghentian sementara operasional jalan serta pencabutan izin usaha bakal diberikan, “ujarnya.

Ia menyatakan modus tersebut dilakukan semata-mata pada rangka menegakkan disiplin implementasi prokes pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19 agar tak ada warga di pokok kota Provinsi Sulteng tersebut yang terpapar.

“Dalam kegiatan operasi yustisi kami terlebih dahulu menyosialisasikan Perwali Palu Nomor 9 Tahun 2021 sebelum mengabulkan penindakan, namun dalam kesibukan sosialisasi kami tetap membina laporan terhadap pelanggar prokes, baik secara individu maupun pelaku usaha, ” ucapnya. [eko]