Pemangku Kota Benyamin: Kepulangan Pemudik Ke Tangsel Harus Ulangan Bebas Covid-19

Merdeka. com berantakan Negeri Kota Tangerang Selatan, mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 paska Lebaran tahun 2021 itu. Untuk itu, pihaknya pula meminta pemudik yang balik ke Tangsel, diawasi saksama dengan pemeriksaan swab serta PCR.

“Pertama adalah kami aktivasi satgas di tingkat bawah, pada tingkat kelurahan RT/RW, dengan kedua saya sudah minta nanti Puskesmas kita untuk standby, kalau perlu 24 jam, ” ungkap Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie dikonfirmasi, Sabtu (8/5/2021).

Benyamin Davnie sebelumnya menyatakan, sekitar 30 persen penduduk Tangsel, melaksanakan mudik lebaran pada tarikh 2021 ini.

“Saya sih berharap, kami minta bahwa mereka dalam swab dulu sebelum kembali dari kampung halamannya. Ya sebelum pulang ke sini (Tangsel), untuk memastikan bahwa tidak dibawa (virus) sebab mereka, ” kata tempat.

Selanjutnya, satgas Covid-19 di tingkat RT dan RW diminta Benyamin, mengetatkan pemantauan terhadap warga pemudik dan kedatangan karakter baru ke Tangsel, paska lebaran.

“Pemeriksaannya saya sudah koordinasi setara Polres, yang pasti dasar bukan penyekatan. Tapi belakang kita aktivasi di level satgas RT RW, ” kata dia.

Meski begitu, Pemkot Tangsel juga tidak menerapkan tulisan izin keluar masuk (SIKM), bagi warga yang ingin datang dan keluar daerah Tangsel. Wali kota beralasan, peniadaan SIKM karena Tangsel, bukanlah kota tujuan pegangan. [ded]