Pemkab Bogor Bentuk Petugas Pengurus Jenazah Pasien Covid-19 di Desa dan Kelurahan

Merdeka. com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enau, Jawa Barat membentuk aparat pengurusan jenazah pasien Covid-19 di masing-masing desa & kelurahan yang tersebar pada 40 kecamatan. Tim tersebut dibentuk menyusul lonjakan urusan di daerah itu, dengan sudah menembus angka angka di atas 20 seperseribu.

“Tim pengerjaan jenazah ini terdiri arah unsur perlindungan masyarakat (linmas) dan amil jenazah, minimal masing-masing desa dan kelurahan 10 personel, ” kata Bupati Bogor, Ade Yasin di Cibinong, Selasa (29/6).

Menurutnya, kecendekiaan tersebut menyusul ledakan kejadian penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor yang terjadi setelah perayaan Idulfitri 1442 Hijriah. Dia menyatakan lonjakan kejadian terjadi sejak 10 Juni 2021, yakni sebanyak 95 kasus per hari. Kemudian, lonjakan terjadi lagi sesudah angkanya sempat turun menjelma sekitar 50-60 kasus bohlam hari.

“Kenaikan kasus positif aktif sesudah Idul Fitri lalu sampai dengan 23 Juni 2021 adalah sebesar 75, 8 persen, ” ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Kini, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Enau sudah menembus angka dalam atas 20 ribu, tepatnya mencapai 20. 007 urusan dengan rincian 832 kejadian berstatus aktif, 110 peristiwa meninggal dunia, 19. 059 kasus sembuh.

Di samping itu, Pemkab Bogor juga memperbanyak jumlah tempat pemakaman umum (TPU) khusus jenazah pasien Covid-19 menjadi 10 TPU.

Ke 10 TPU tersebut yaitu TPU Jambar Rajeg di Cibinong, TPU Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, TPU Ciomas, Kecamatan Ciomas, TPU Cicadas di Gunungputri, serta TPU Cipenjo di Cileungsi.

“Kemudian, TPU Singasari di Jonggol, TPU Jabon Mekar di Parung, TPU Rancabungur di Rancabungur, TPU Galuga di Cibungbulang, dan TPU Gorowong dalam Parungpanjang, ” tutup Ade Yasin. [fik]