Pemkot Tangerang Siapkan Skenario Terburuk Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Langgas. com – Pemerintah kota Tangerang menerapkan skenario terburuk di menuntaskan penanganan Covid-19 pada wilayah kota berjuluk Akhlakul Karimah tersebut. Saat itu, angka kasus terkonfirmasi membangun di kota Tangerang, mencapai 11. 059 kasus.

“Jadi buat kami, ada enggak ada (PPKM Darurat), skenario terburuk sekadar. Jadi bagaimana mengahadapi zaman ini kita bisa muncul, ” ucap Wali tanah air Tangerang, Arief R Wismansyah (30/6/2021).

Arief menegaskan, jajarannya terus berupaya melakukan berbagai tindakan pada mengatasi Pandemi Covid-19 secara tingginya angka kasus penyebaran virus tersebut.

Kata Arief, pihaknya dibantu petugas TNI /Polri mengawal pengamalan pengetatan dan program vaksinasi yang sedang digalakkan.

Termasuk, saat adanya wilayah RT / RW yang dalam zona abang penyebaran Covid-19 sehingga menerapkan kebijakan karantina wilayah.

“Zona merah, telah mikro lokdown. Kita dikawal juga sama TNI/Polri, semua sudah turun ke bawah. Jadi makanya yang sulit sekarang penyebaran lebih lekas dari sebelumnya, sampai asumsinya virus delta, ” introduksi wali kota.

Meski, sampai saat tersebut Dinas Kesehatan Kota Tangerang belum dapat memastikan apakah varian virus tersebut telah menginfeksi warga kota Tangerang atau tidak.

“Delta kita belum cakap, karena masih menunggu (hasil lab) yang dari lab eijkman. Tapi kalau hamba bicara dengan beberapa dokter kasus ini berbeda dengan kasus-kasus sebelumnya, ” kata pendahuluan Arief. [ray]