Pengantara Wali Kota Banda Aceh Meyakinkan Covid-19

Pengantara Wali Kota Banda Aceh Meyakinkan Covid-19

Merdeka. com – Konglomerasi Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Banda Aceh menyatakan Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona dan harus menjalani karantina mandiri di kediamannya.

Juru bicara GTPP Covid-19 Tanah air Banda Aceh Irwan, Jumat, membenarkan informasi terinfeksinya wakil wali praja tersebut, sehingga harus menjalani isolasi secara mandiri di rumahnya, dengan pengawasan petugas medis.

“Bapak wakil wali kota terkonfirmasi positif Covid 19. Diisolasi sendiri di rumah, di bawah pengawasan tim medis rumah sakit Meuraxa, ” kata Irwan, di Banda Aceh, seperti dilansir Antara, Jumat (28/8).

Ia menjelaskan, wakil wali kota dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil uji sampel swab dengan metode PCR di Laboratorium Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), yang diketahui pada Jumat pagi.

Sebab itu, dia menguatkan bahwa Covid-19 bukan sesuatu yang hoaks atau palsu, tetapi benar adanya dan dapat menyerang sapa pun. Sehingga warga diminta untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Ke asing hasil swabnya tadi pagi & langsung karantina mandiri. Kondisi bapak wakil baik, dan tidak ada keluhan. Tidak ada riwayat kunjungan keluar kota, ” ujarnya.

“Covid-19 itu ada dan bisa menyerang siapa saja, ” kata Irwan, menambahkan.

Di samping itu, sebagai kelakuan antisipasi, kata Irwan, seluruh kepala bagian di Sekretariat Daerah Kota Banda Aceh juga dilakukan tes sampel swab, dan hasilnya jalan akan diketahui Sabtu (29/8) nanti.

“Semua Kabag di Setdako Banda Aceh juga diswab, kemungkinan hasilnya besok, ” katanya. [eko]