Pondok Haji Riau Jadi Wadah Isolasi Pasien Corona Bergejala Ringan

Merdeka. com – Gubernur Riau Syamsuar menyiapkan Asrama Haji di Pekanbaru untuk digunakan sebagai ruang isolasi sendiri pasien Covid-19. Penambahan ruangan itu sebagai upaya mengantisipasi kalau terjadi lonjakan pasien Covid-19 di Riau.

“Asrama Haji dijadikan sebagai ruang isolasi untuk Covid-19 ini, karena kita harus mengantisipasi kalau berlaku penambahan pasien yang mudah, ” ujar Syamsuar pada merdeka. com, Minggu (6/6).

Menurut Syamsuar, penambahan ruang isolasi tersebut karena sebagian tempat isolasi mandiri yang tersedia pada Provinsi Riau sudah terisi.

Kapasitas ruang isolasi mandiri di Pondok Haji ini bisa menyentuh 280 orang. Syamsuar meminta dengan penambahan ruang isolasi ini bisa membantu merawat pasien Covid-19 khususnya yang bergejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG).

“Tenaga kesehatan seperti dokter, perawat dan kira-kira tenaga lain juga sudah disiapkan, ” jelasnya.

Syamsuar meminta kesiapan ruangan dan tenaga kesehatan tubuh untuk penanganan Covid-19 dapat dilaksanakan dengan baik. Mulai saat ini, ruang isolasi di Asrama Haji Riau itu biaa langsung dimanfaatkan untuk pasien Covid-19 secara gejala ringan.

“Ruangan ini bisa langsung digunakan sekarang, kapasitasnya 280 orang, ” tandasnya. [cob]