Satpol PP Tindak 101. 478 Kelompok Jakarta yang Tidak Bermasker

Satpol PP Tindak 101

Merdeka. com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta telah menindak 101. 478 warga yang tidak mengenakan masker saat keluar panti selama Pembatasan Sosial Berskala Gembung (PSBB) Transisi.

“Tercatat hingga 18 Agustus lalu, tersedia 101. 478 orang yang terjaring razia akibat tak mengenakan kedok, ” kata Arifin saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Dari jumlah pelanggar tersebut, sebanyak 90. 277 dihukum membersihkan sarana umum tanpa membayar denda. Sedangkan sisanya sekitar 11. 201 menunaikan Rp250 ribu per orang.

Dari sanksi perorangan yang tak dikenakan masker, pihaknya sudah mengenakan denda pada para pelanggar total senilai Rp1, 6 miliar. Uang denda sudah disetorkan ke Kas Daerah.

“Total denda yang terkumpul dari perorangan yang tak mengenakan masker mencapai Rp1. 662. 860. 000, ” ujarnya.

Arifin mengutarakan tidak hanya menindak warga dengan tak pakai masker, masyarakat yang masih nekat membuat keramaian serupa menggelar acara sosial budaya selalu ditindak.

“17 kesibukan sosial budaya kami beri teguran tertulis, 37 kami jatuhi dam dan 26 kami segel, ” katanya.

Karena tersebut, seluruh warga di Jakarta diminta untuk menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M (memakai kedok, mencuci tangan dan menjaga jarak) demi memutus mata rantai penularan wabah COVID-19 ini.

“Caranya dengan menjalankan 3M, yakni memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman 1, 5 tenggat 2 mete dan mencuci tangan secara rutin, ” katanya. [ded]