Sudah Tangkap Bupati, KPK Segel Rumah Dinas Hingga Ruang Kantor di Kutai Timur

Sudah Tangkap Bupati, KPK Segel Rumah Dinas Hingga Ruang Kantor di Kutai Timur

Merdeka. com – Bupati Kutai Timur Ismunandar, serta istrinya yang juga Ketua DPRD Kutai Timur Encek UR Firgasih, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Jakarta , Kamis (2/7). Di Kutai Timur, tidak sedikit ruangan disegel tim KPK. Sejumlah orang biar sempat diperiksa hingga dini hari tadi, di Mapolresta Samarinda.

Informasi diperoleh merdeka. com, penyegelan sejumlah ruangan di lingkup Pemkab Kutai Timur, dilakukan tiba rumah dinas Bupati Ismunandar, tenggat sejumlah kantor instansi.

Daftar ruangan yang disegel KPK itu antara lain:

1. Ruang kerja Bupati Kutim

2. Ruang kerja Sekretaris Daerah Kutim

3. Rumah jabatan Bupati Kutim

4. Kantor Pranata Pengelola Keuangan dan Aset Kawasan (BPKAD)
a. Ruang kerja Kepala BPKAD
b. Kawasan kerja Kasi Perbendaharaan

5. Kantor Badan Pendapatan Wilayah (Bapenda)
a. Ruang kerja Kepala Bapenda
b. Kawasan kerja Kasubbag Umum dan Kepegawaian

6. Kantor Biro Pekerjaan Umum (PU)
a. Ruang kerja Kasi Perencanaan Teknis
b. Ruang kerja Kasi Tata Bangunan dan Lingkungan
c. Ruang kerja staf Membikin Karya 2

“Sudah tidak bisa masuk ke ruang kerja Bupati, karena sudah disegel KPK, ” kata seorang personel di lingkup Pemkab Kutai Timur, dikonfirmasi merdeka. com, Jumat (3/7) sore.

Selain menyimpan Ismunadar beserta istri di Jakarta, KPK juga melakukan OTT dalam Kutai Timur dan juga pejabat dan staf Pemkab Kutai Timur, di Samarinda. Semua sempat diperiksa di Mapolresta Samarinda, hingga dini hari tadi.

“KPK ada meminjam ruangan Polresta Samarinda. Terkait materi pemeriksaan apa, beta enggak tahu. Karena itu ranahnya KPK, ” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, ditemui merdeka. com saat berada di DPRD Kaltim sore ini.

Arif menerangkan, peminjaman ruangan untuk pemeriksaan itu, dilakukan mulai pukul 23. 00 WITA. “Hanya meminjam ruangan. Pagi sekitar tanda 5. 30 tadi, sudah tidak ada. KPK tidak ada mencatat barang bukti ke kami. Pula, tidak ada pengamanan khusus, ” terang Arif.

Mandiri. com mencoba mengkonfirmasi Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang, mengenai roda pemerintahan di Kutai Timur, pascapenangkapan Bupati Ismunandar. Namun upaya berulang kali tersebut tidak direspons Kasmidi.

Sebelumnya diberitakan, KPK menggelar operasi tangkap lengah, Kamis (2/7) di sejumlah lokasi berbeda, yakni Jakarta, Samarinda, dan Kutai Timur. Dalam itu, awak KPK mengamankan Ismunandar dan Encek serta Kepala Bappeda di suatu hotel di Jakarta. Selain tersebut KPK juga mengamankan empat karakter lainnya.

Sementara OTT di Samarinda dan Kutai Timur, tim KPK mengamankan 8 karakter. Mereka langsung di bawa ke Polresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan di Polresta Samarinda, kedelapan orang tersebut mau langsung dibawa ke Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK.

KPK mengamankan 15 orang tersebut terkait sangkaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Kutai Timur. Pada OTT tersebut, turut diamankan sejumlah uang dan buku rekening simpanan bank. [bal]