Tidak Pakai Masker, Warga Bondowoso Dihukum Bersihkan Kuburan

Tidak Pakai Masker, Warga Bondowoso Dihukum Bersihkan Kuburan

Merdeka. com – Kampanye penggunaan kedok terus digalakkan di berbagai arah Tanah Air. Salah satunya kaya yang dilakukan di Bondowoso, Jawa Timur.

Petugas daripada Polsek Maesan, Bondowoso memakai cara unik untuk mendisiplinkan warga dengan masih bandel. Mereka yang berani tak memakai masker, diminta untuk membersihkan kuburan yang ada di Desa Sumbersari, Kecamatan Maesan, Jumat (4/9).

“Warga pelanggar yang tak mengenakan masker telah diberi hukuman dengan membersihkan kuburan. Demi kebaikan bersama, ” perkataan Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz.

Awalnya, masyarakat yang tak menggunakan masker akan diminta untuk menyapu jalan. Hanya sekadar, karena terlalu banyak dan dikhawatirkan justru menumpuk.

“Lalu tercetus ide untuk meminta pelanggar membersihkan kuburan. Kebetulan di dekat kami operasi ada kuburan, ” papar mantan Kasat Resnarkoba Polres Jakbar ini.

Melalaikan cara ini, Erick berharap kesadaran masyarakat menggunakan masker bisa bertambah meningkat. Sebab, masyarakat saat itu sudah dilonggarkan dalam beraktivitas, tetapi tetap harus menjaga jarak dan menggunakan masker.

Sebab itu, lanjut Erick, masyarakat harus tetap mematuhi aturan yang ada dan menerapkan protokol kesehatan.

©2020 Merdeka. com/Muhammad Permana

Agar lebih efektif, polisi akan coba mengusulkan pada konglomerasi tugas kabupaten, sanksi lain selain sanksi sosial membersihkan kuburan. “Nanti coba diusulkan kalau efektif, ” tutur Erick.

Sejauh ini, polisi bersama tim ikatan yang terdiri dari TNI , Satpol PP, BPBD terus melaksanakan sosialisasi Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan serta pengendalian Covid 19 kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan kesadaran umum jadi lebih meningkat, “pungkas Erick. [bal]